Sebanyak 35 Mahasiswa angkatan pertama Program Studi (Prodi) Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Program Pascasarjana Universitas Cendrawasih (Uncen) yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melaksanakan asistensi seminar proposal yang berlangsung selama dua hari di kampus Politeknik Negeri Timika, Sabtu (29/09/18). Ketua Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Pascasarjana Universitas Cendrawasih Dr. Ir. Harmonis Rante, ST. MT mengatakan, sebanyak 35 dari 36 mahasiswa yang mengikuti proses perkuliahan pada Prodi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota yang telah berlangsung selama 3 tahun terhitung sejak tahun 2016 lalu, kini telah telah masuk pada tahap penyusunan proposal dan penelitian. “Kelas ini berjalan di Timika dalam perjalanan dari 36 orang bulan lalu meninggal 1 orang tinggal 35 orang mahasiswa. Proses perkuliahan mereka sudah berjalan dengan baik dan mata kuliahnya sudah habis. Selama ini proses asistensi risetnya sebagian dilaksanakan disini sebagian di Jayapura, “kata Harmonis ketika ditemui disela-sela asistensi seminar proposal di kampus Politeknik Negeri, Sabtu (29/09/18). Ia mengungkapkan, seminar proposal akan dilaksanakan pada awal Oktober selama dua hari mulai dari tanggal 1 dan 2 sesuai jadwal yang ditentukan agar bisa secepatnya melakukan penelitian dan dilanjutkan dengan seminar akhir dan kemudian ujian tutup untuk dimasuki didalam jurnal Nasional. “Mudah-mudahan seminar propisalnya bisa rampung semua sesuai jadwal dan melangkah pada proses selanjutnya hingga menjadi tesis selanjunya akan diterbitkan kedalam jurnal, “jelasnya. Pada kesempatan yang sama Ketua Pengelola Pascasarjana Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Kabupaten Mimika Ir. Andi Irfan Bae, M. Si mengatakan, tujuan di buka kelas Magister Perencanaan Wilayah dan Kota di Timika berkat kerjasama dengan pihak Pemkab Mimika untuk mengembangkan SDM putra-putri Papua menuju Smart City, mengingat saat ini Mimika dalam tahap membangun dari semua segi terlebih dalam penataan dan pembangunan kota. Oleh sebab itu untuk menghasilkan penataan kota yang baik diperlukan lulusan Magister yang berkompeten. “Karena Timika ini lagi berbenah atau membangun dalam infrastruktur maka itu kita membentuk kelas untuk menghasilkan mahasiswa berkompeten di bidang perencanaan wilayah kota, “terangnya. Sementara itu salah seorang mahasiswa yang merupakan seorang ASN dilingkungan Pemkab Mimika Piter Edoway mengatakan, dirinya mewakili pengelola Prodi PWK di Timika sangat berterima kepada pihak Pemkab Mimika dalam hal ini Buapti Mimika dan Uncen yang telah bekerjasama untuk membuka prodi tersebut di timika. Menurutnya, prodi yang dibuka sangat tepat bagi ASN mengingat, Timika saat ini mulai berkembang sehingga diperlukan lulusan PWK yang mengerti tentang penataan wilayah dan kota. Ilmu yang didapat akan diimplementasikan dalam kehidupan baik di lingkungan maupun di lingkup Pemerintah. “Aktivitas perkuliahan pada Prodi MPWK yang diselenggarakan di Mimika, kami dari ASN sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Mimika dalam hal ini Bupati Mimika dan uncen dalam mengembangkan kami ASN yang merupakan tugas pokok dan fungsi kami sebagai ASN dalam perencanaan wilayah dan kota, “ungkap Piter. Hanya saja. Kata Piter, dirinya berharap agar prodi PWK yang telah dibuka saat ini perlu dikembangkan menjadi sekolah negeri dalam artian membuka kelas regular di Timika agar bisa mencetak Magister-magister teknik yang paham akan penataan wilayah dan kota. “Ke depan harapan kami supaya Prodi ini dijadikan sebagai sekolah negeri dan bisa berjalan sendiri dan berkelanjutan Jangan hanya satu angkatan ini saja untuk lebih meningkatkan SDM di Mimika, “harapnya.

sumber: http://www.mediadunianews.co/2018/09/35-mahasiswa-pascasarjana-mpwk-uncen.html